Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah resmi mengelola Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Dengan adanya SLIK ini pihaknya menargetkan seluruh lembaga keuangan bisa menggunakan sistem ini.

Bahkan pihaknya menargetkan pada tahun 2022, pelapor yang wajib melapor untuk menggunakan SLIK mencapai 2.244 lembaga keuangan. Jumlah tersebut naik dibandingkan proyeks akhir tahun ini yang hanya sebesar 2.168 lembaga.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Boedi Armanto mengatakan selain itu, pihaknya juga berharap kepada perusahaan teknologi (Financial Technology/Fintech) dengan skema peer to peer (P2P) untuk mendaftarkan agar bisa menggunakan skema tersebut. Bahkan pihaknya menargetkan pada tahun 2022, seluruh perusahaan Fintech bisa menggunakan SLIK.

“Kami harapkan nanti itu sekitar 2022 semua wajib (melapor),” ujarnya saat ditemui di Kawasan Bank Indonesia.

Untuk sementara lanjut Boedi, pihaknya belum mewajibkan perusahaan Fintech melapor dan menggunakan sistem SLIK. Saat ini bagi perusahaan Fintech bisa melapor dan menggunakan SLIK sesuai kesadaran sendiri.

“Fintech belum kami wajibkan sukarela. Kalau mau gabung silakan tapi biasanya untuk lihat mereka yang mau ajukan kredit P2P akan lebih baik kalau dia masuk ke sana,” jelasnya.

Adapun alasan kenapa sampai saat ini OJK belum mewajibkan perusahaan layanan keuangan dengan basis digital lantaran jumlah Fintech belum terlalu banyak. Tercatat baru 25 perusahaan perusahaan Fintech yang teregister di OJK.

“P2P kan baru, mungkin datanya juga belum terlalu banyak tetapi saat ini kami masih anggap mereka boleh masuk kesini secara sukarela. Mungkin nanti jadi wajib juga kalau datanya Anya nanti bisa kami share ke yang lain,” jelasnya.

Karena jika sudah terkumpul banyak, maka perusahaan Fintech akan secara otomatis berpaling menggunakan sistem ini. Karena sistem ini sangat dibutuhkan bagi perusahaan Fintech untuk menentukan nasabah atau pelanggan yang pantas mendapatkan pinjaman.

“Karena kalau banyak nanti juga Fintech akan butuh itu (SLIK),” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *