Banks will become like Fintechs in the next 6 to 18 months: Impact of Covid-19. Menarik sekali tulisan ini, namun jika kita pahami memang benar adanya. Bank merupakan suatu tempat yang sangat rawan bagi penyebaran covid 19, karena setiap hari ratusan orang akan datang dan melakukan transaksi tunai, dan lebih celakanya lagi uang sebagai salahsatu metode pembayaran merupakan media yang cukup cepat bagi perkembangan covid 19.

Terlepas dari adanya covid 19, sebenernya Bank selalu ingin menjadi seperti perusahaan fintech, terutama dalam hal kecepatan yang saat ini menjadi daya tarik pasar. Banyak bankir ingin bergabung dengan Fintech untuk belajar digital. Namun, sebagian besar bank masih terjerat pada pikiran konvensional yang menjadikan mereka enggan berubah untuk menjadikan bisnisnya menjadi bank berbasis digital atau menjadikan perusahaan fintech.

Transformasi menjadi fintech ini merupakan sebuah keharusan. Bank dan lembaga keuangan akan berbondong – bondong menjadi fintech jika tetap ingin hidup. Dalam 18 bulan ke depan, perbedaan antara Banks dan Fintech akan sangat sedikit … Waktu untuk bertindak SEKARANG karena Digital bukan lagi alternatif … Ini adalah satu-satunya Opsi untuk hidup, bagi bank dan lembaga keuangan.

Bagi Anda yang ingin merevolusi perusahaan Anda, Indonesia Fintech Intitute menyediakan jasa pengembangan Aplikasi Fintech Paket Hemat dengan fasilitas sebagai berikut :

  1. Integrasi dengan perusahaan credit scoring
  2. Integrasi dengan payment processor
  3. Integrasi OTP untuk validasi no HP
  4. Perizinan mulai dari terdaftar dan izin OJK
  5. Bukti pendaftaran Penyelenggara sistem elektronik dari Kementrian Komunikasi dan Informasi
  6. Sertifikat ISO 27001
  7. Integrasi dengan APERD
  8. Strategi pemasaran dan business development
  9. Keanggotaan asosiasi fintech
  10. Kualifikasi dan sertifikasi bidang financial technology dari asosiasi fintech atas seluruh direksi, dewan komisaris, dan pemegang saham;
  11. Rekomendasi untuk keanggotaan Asosiasi dan untuk melakukan pendaftaran sebagai Penyelenggara LPMUBTI.
  12. Seluruh aplikasi dalam bentuk website, android dan IOS
  13. Kesepakatan pembukaan layanan Escrow Account dan Virtual Account dengan Bank di Indonesia.
  14. Free pendampingan 6 bulan dari Indonesia Fintech Institute

Biaya :

  1. Peer to peer lending                            Rp. 925.000.000,-
  2. Equity Crowdfunding                Rp. 975.000.000
  3. Pinjaman Online                       Rp. 875.000.000,-

NB :

Biaya tidak termasuk modal setor Rp. 1.000.000.000,- pada saat pendaftaran dan Rp. 2.500.000.000,- pada saat mengajukan izin OJK

Indonesia Fintech Institute

Fintech Learning and Consulting Center

Griya Tusam Raya No. 4 Jl Tusam II Pedalangan Banyumanik Semarang

Hotline 081411111008

Website : www.fintechinstitute.co.id Email : marketing@fintechinstitute.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *