Di tengah-tengah pandemi virus corona, keberadaan fintech lending ilegal di Indonesia justru kian marak. Para pelaku tersebut sengaja memanfaatkan impitan ekonomi yang dialami masyarakat.

Menurut laporan Satuan Petugas Waspada Investasi (SWI), selama periode Januari hingga Maret 2020 ditemukan 508 entitas fintech lending ilegal. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, di mana fintech lending ilegal yang ditemukan berjumlah 399 entitas.

Peningkatan tersebut, tidak lepas dari situasi sulit yang dialami masyarakat setelah secara ekonomi terdampak oleh pandemi virus corona (Covid-19) dalam beberapa bulan terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *